Apa ya cita-citaku?

19:32

Tinggal beberapa bulan lagi, aku jadi senior. Cepet banget rasanya, baru kemarin daftar SMA, baru kemarin jadi peserta MOS, baru kemarin masuk kelas satu. Dan sekarang udah mau naik kelas XII aja. Haha


Orang entah siapa :
Emang lo udah pasti naik kelas? 


Aku :
Ya, kenapa nggak! kita kan harus optimis, ya nggak? Aku percaya sama kemampuanku.
Naik, naik, naiiiik :D


Tapi dari sekian banyak hal yang dipikirin, ada satu hal yang masih mengganjal. Ada satu pertanyaan besar yang butuh dijawab untuk nentuin nasibku kedepan. Aku mau jadi apa? Got it


Mamaku mau aku jadi dokter. Alasannya? Hidup terjamin, terpandang, pokoknya berkecukupan deh.


Masalahnya, apa aku mampu? Aku cuma murid biasa, nggak pinter-pinter amat. Nggak rajin, nggak suka eksak dan nilai rapor pas-pasan. Hah -_-


Cita-cita aku waktu kecil jadi astronot. Tapi ortu ngelarang. Mamaku malah nakut-nakutin.


"Ma, Qisty mau jadi astronot nanti", kataku.


Terus mamaku bilang gini, "Ngapain jadi astronot, nanti kalau mau buang air gimana?" 


Aku yang masih TK seketika tertipu. Tamat. Cita-cita pertamaku kandas. Haha :D


Terus cita-cita keduaku arsitek sama designer. Cita-cita SD sampai SMP, tapi kandas karena mamaku ngomongin iming-iming jadi dokter. Cita-cita kedua kandas [juga].


Yang ketiga, pas SD aku suka nonton National Geographic di TV. Aku suka ketika para arkeolog mempelajari peradaban masa lalu, nemuin tulang dinosaurus atau benda apa aja. Rasanya antik banget. Pergi ke daerah asing, mencari tahu tentang peradaban masa lalu. Menurut aku asik, seru malah.


Sampai sekarang aku masih suka nonton cerita yang kayak gitu. Serasa jadi Indiana Jones kalo jadi arkeolog. Keren.


Tapi mamaku bilang gini pas aku nanya tentang arkeolog, "Ngapain jadi arkeolog, gali-gali tanah, tinggal di pedalaman. Ujug-ujungnya kerja di museum. Nggak dihargai lagi sama orang" katanya.


Aku patah semangat [lagi]. Cita-cita buat jadi arkeolog juga kandas.


Terus aku suka liat acara jalan-jalan di tv. Liat berita dan pengen tahu berita terbaru. Yap, dunia jurnalistik dan broadcasting. Enaknya kerja di bidang itu nggak ada ngitung-ngitung *nggak suka eksak*, kalo jadi reporter atau pembawa acara traveling, bisa jalan-jalan. Jalan-jalannya gratis pula. Aku punya mimpi keliling dunia soalnya :)


Mamaku bilang aku nggak cocok di bidang itu. Katanya aku orang yang nggak suka ngomong. So what? Aku aja belum pernah nyoba. Gimana bisa tau kalo belum nyoba.


Cita-cita yang lain apa aja yang berhubungan dengan design. Aku suka gambar soalnya. Terus, kalo emang ada kesempatan buat kerja di bidang jurnalistik atau broadcasting aku masih tetep akan mencoba. Insyaallah siap dengan konsekuensinya.

If you can't do what you love,
Just love what you do :)

You Might Also Like

0 comments

Ayooo! Dikomen dikomen. Dikomen dikomen.