Sunday, 4 December 2016

Seleksi Relawan World Cup 2018

Ajang Piala Dunia (World Cup) adalah ajang prestisius yang ditunggu tunggu di seluruh dunia. Wooo! Orang rumah saya bela-belain nonton tengah malam termasuk emak saya. Sayang rasanya kalau ngga nonton juga, meskipun saya cuma penonton musiman. Gimana ngga? Euphoria ajang semacam ini emang berasa.

Cuma ada hal lain yang menarik. Semuanya berawal dari situs ini yang nawarin untuk jadi sukarelawan World Cup 2018 dan bikin saya mikir "Oke, ini patut dicoba!" Meskipun timnas Indonesia ngga ikutan berlaga :'( Lagian kapan lagi bisa terlibat di ajang sebesar ini, men! Sukur-sukur kalau bisa bertugas sambil nonton pertandingan gratis muahahaha

Sedikit tentang World Cup 2018. Ajang ini bakal dilaksanakan di Rusia dan akan ada 11 kota yang jadi tuan rumah (host city). Mereka membutuhkan 5.000 sukarelawan untuk piala konfederasi dan 15.000 sukarelawan untuk World Cup. Syarat jadi relawan adalah berusia 18 tahun minimal, kemudian bisa berbahasa Inggris. Bukan bahasa kalbu atau bahasa tubuh.

Untuk menjadi sukarelawan ada beberapa tahap yang harus dilalui. Yang pertama adalah seleksi administrasi. Kemudian tes bahasa Inggris online dan yang terakhir adalah interview! Buat yang tinggal di luar Rusia interview-nya via Skype. Nah, kalau dinyatakan lolos tahap berikutnya adalah training~

Saya pun memutuskan untuk daftar sekitar bulan Juli melalui volunteer portal. Tahap pertama itu melengkapi administrasi seperti data diri, pengalaman volunteer dll. Terus juga kita disuruh pilih mau ditempatkan di kota mana dan volunteers' functions yang mana. Pertimbangan soal kota yang pasti saya ngga milih Moscow sama St. Petersburg karena pasti banyaaaaak banget orang yang mau daftar di sana dan mengingat living cost *uhuk* di sana cukup *uhuk* mahal *uhuk uhuk uhuk* akhirnya saya pilih yang lain.

Namanya juga sukarelawan. Suka rela alias tanpa pamrih dan ngga dibayar. Yang ditanggung cuma makan dan transportasi selama di sana. Tapi saya mikir kalau pengalaman dari sana ngga bakal bisa dibeli sama apapun. So, it is worth to try laah.

Email pertama dari FIFA

Tanggal 20 Juli saya dapat email dari FIFA. Meskipun cuma automatically generated email rasanya udah seneng aja hahaha. Emailnya ini ada 2 bahasa. Pertama bahasa Rusia sama di bawahnya bahasa Inggris. Cuma karena ngga ngerti akhirnya saya Google terjemahin biar saya bisa ngerti artinya.

Email kedua disuruh tes online

Setelah beberapa purnama berlalu *eaaa* akhirnya email yang ditunggu datang jua. Kirain saya bakal diemail lagi 2017 bhahaha. Isinya tentang tes Bahasa Inggris. Ini versi lengkapnya:

Dear candidate!
We are pleased to invite you to complete the English Levelling Test. This stage is essential so that we can assess your knowledge of this language and find the best position for you.
You can complete your test online. Please go to the Volunteer Portal, login and follow the link to your English Levelling Test. Please use only your computer while doing the test. Test is not available on mobile devices or tablets.
Test is assessing your grammar, listening and reading comprehension, which will take approximately 40 minutes to complete. We recommend you to be careful while answering the test because you will not be able to get back to the previous question.
Please complete this test within a week. After completing the test, we will contact you to inform about next steps.
If you have any queries, get in touch with us over the Customer Services channels.
Thank you,

Awalnya grogi juga tesnya bakalan kayak gimana. Setelah di klik muncullah situs EF. Di sini mereka bakal liat kemampuan bahasa Inggris kita dari segi grammar, listening dan reading. Setelah selesai mengisi semua jawaban, secara ajaib hasil test keluar! Kirain bakal nunggu lama dan harap-harap cemas dan bertanya-tanya. Tapi ternyata ada kejelasan wkwkwk


My score!!!

Saya dapat level 11 - Upper Intermediate. At least untuk volunteer function yang saya pilih udah memenuhi syarat minimal. Tanggal 25 Oktober mereka ngirim undangan untuk tes bahasa Inggris. Kelar tes bahasa Inggris, tanggal 27 saya dapat undangan interview.







Undangan interview

Dapet email interview saya ngacir ke portal volunteer. Tapi ternyata ngga ada apa-apa. Beberapa minggu kemudian saya dapat undangan interview lagi. Di portal volunteer, kita diminta untuk memilih waktu interview baik hari maupun jam. Jadi tinggal pilih hari/tanggal dan jam berapa. 

Interview saya dijadwalkan pukul 8.30 malem WIB. Ngomong-ngomong WIB sama Russia (UTC + 3) beda 4 jam. Waktu ngatur jadwal interview, waktu yang dipakai adalah waktu Rusia. Jadi mau ngga mau deh ngitung. Terima kasih untuk jarak dan waktu, saya jadi belajar matematika lagi :') 

23 November jam 8.23 Skype account saya di-add sama volunteer centre Kazan. Ada pesan "Are you ready to start now?" Thanks to kebiasaan ngaret yang udah mendarah daging, saya telat untuk interview -_- saya baru buka Skype jam 8.33 cuma saya ngga ditelpon padahal dianya online. Kan sedih kan -_-

Paginya saya baca pesan dari mereka untuk reschedule interview karena ada problem. Ya udah, saya reschedule ke tanggal 30 jam 3 sore. Waktu itu saya lagi di kantor dan ada pesan "Hello, are you ready to start the interview?" 

Bukan Skype namanya kalau ngga pakai game halo-halo. Game dimana kita berusaha untuk mendengar dan terdengar sama orang yang ada di sana hahaha. Hello can you hear me? Do you hear me? bla bla bla. Btw ini Skype-annya di kantor dan saya ada di dalem ruangan. Mana orang kantor concern nanyain "bisa ngga? bisa ngga?" "udah pake wifi kantor?" mana si Lilis minjemin headset. Aduh baik banget mereka :')

Karena koneksi yang jelek kita putusin Skypenya. Oh iya, untuk memudahkan penulisan, interviwernya saya kasih nama RuIn (Russian Interviewer) soalnya namanya susah diingat. Setelah mutusin Skype, RuIn ngirim pesan:
RuIn:"I don't see you" 
saya: ....
Padahal awalnya telponan. Ternyata dia ngajakin video call!!! Tau gitu henponnya ngga saya taruh di kuping bhahahaha.

Beberapa menit kemudian saya dapet panggilan Skype lagi. Kali ini hpnya ngga saya taruh di kuping lagi. Masa iya dia mau saya sodorin rambut? Yang ada ntar di layar Skype dia isinya hitam semua :')

Setelah panggilan diterima, ada seseorang di sana yang nanyain saya. Awalnya standardlah nanyain nama. Untuk pertanyaan lain saya list aja pertanyaan yang masih saya ingat secara random urutannya.
  1. Why do you want to be volunteer for World Cup
  2. Why do you choose Kazan
  3. What volunteer function do you choose
  4. Tell a situation when you have to change assignment quickly
  5. Tell a situation when you work in a team
  6. Are you a leader or a follower
  7. Do you take initiative
  8. Can you do daily work
  9. What's your hobby
  10. What languages do you speak
  11. Can you speak Russian
  12. Your shirt and shoes size
Kelar interview saya diinterview lagi sama temen-temen sekantor wkwkwk. 

Pengumuman diterima atau nggaknya sebagai relawan Piala Dunia 2018 bakal diumumin awal 2018 at the latest. Pendaftaran relawan juga masih buka sampai bulan Desember ini. Langsung aja register di https://ems.fifa.com/volunteer/Login/RUSSIA/

пока!)

Sunday, 27 November 2016

Pengalaman Memakai LinkedIn

Apa yang akan kamu lakukan setelah lulus kuliah? Kerja? Liburan dulu? Atau kuliah lagi? Dilema emang pilihannya. Sayangnya, saya belum bisa apply beasiswa. Sertifikat IELTS belum ada, motivation letter belum bikin, ijazah belum diambil. Ibarat kata kalau mau tanding, berdiri di garis start-nya aja beloooom! Hahaha

Nah tadi itu sejujurnya. Sekarang kita bahas faktanya eaaa~ Jadi setelah kelar sidang, beberapa hari atau minggu kemudian saya dapat sebuah pesan di LinkedIn. Bukan pesan mama minta pulsa, bukan juga pesan bahwa saya dapat undian mobil atau semacamnya. Intinya dia nyari karyawan untuk bagian marketing di Batam. FYI yang dapet pesan bukan saya aja, tapi ada beberapa temen yang juga dikirimin pesan yang sama. Di LinkedIn juga banyak orang-orang fake gitu. Harus bener-bener bisa bedain.

Karena waktu itu emang lagi ngga ada kerjaan, ya udah saya samber aja. Idealis boleh, tapi juga harus realistis meskipun bukan NGO :') Hitung-hitung nambah pengalaman biar bisa ditaruh di CV dan memenuhi syarat untuk beasiswa macem Chevening yang emang harus punya pengalaman kerja minimal 2 tahun, sekaligus nabung buat modal beasiswa. Meskipun beasiswanya full tetep harus butuh modal. IELTS 2 jutaan lebih, ongkos pesawat PP Batam - JKT - Batam  sekitaran 1 juta kalau dipanggil interview beasiswa, belum lagi akomodasi selama interview dan lain-lain -__- Malu juga minta-minta duit kalau udah lulus wkwkwk

Balik lagi ke LinkedIn. Saya pun nge-Google perusahaannya. Pokoknya nge-stalk dari bos sampe karyawan di sana untuk mastiin ini bukan penipuan. Setelah kelar nge-stalk saya kirim deh CV. Terus saya dipanggil interview 2 kali. Endingnya saya mulai kerja awal November kemarin. Meskipun bener-bener buta sama online marketing dan harus belajar banyak. Saking awamnya saya bingung jelasin ke mamak. Sampai-sampai saya dikiranya masuk perusahaan judi online bhahahaha

Ngomong-ngomong soal LinkedIn, saya disadarin bahwa LinkedIn itu penting dari Mas Nanda di Thailand. Katanya, LinkedIn itu kayak CV online. Meskipun waktu itu saya ngga menganggap serius tapi akhirnya tetep aja pulang dari Thailand LinkedInnya saya bersihin dari sarang laba-laba. Sekaligus update isinya. Cuma ngga nyangka dari LinkedIn bisa dapet kerja secepat ini. Emejing, men!!! Tuhan maha baik emang :')

Pernah juga saya baca di salah satu forum tentang seseorang yang hunting kerjaan via LinkedIn dengan cara ngontakin HR perusahaan yang dituju. Pada akhirnya dia dapat lowongan dan diterima kerja berkat salah seorang yang dia kontak di LinkedIn.

Pesan moral buat mahasiswa tingkat akhir maupun maba:
Ngga ada salahnya bikin akun di LinkedIn selain JobStreet dan temen-temennya.
LinkedIn bukan jaminan, tapi bisa memberikan peluang. 

Wednesday, 28 September 2016

Quick Update!

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu. Apalagi kalau bukan hari sidang. Hari yang ditunggu setengah mati gara-gara statusnya yang ngga jelas. Masa penantian pun datang setelah sidang ditunda sehari dari jadwal yang udah ditunda -_- skripsi pun udah berdebu karena udah lama ngga disentuh. Intinya saya kelar sidang hari ini!!! Hahaha. 

Yang pasti lega bangetlah udah kelar sidang. Udah lega ngga mikirin skripsi dari bangun tidur sampai tidur lagi, meskipun ada saran untuk revisi beberapa hal. Meskipun banyak hal-hal absurd hari ini. 

Misalnya pakai baju basah ke kampus dan beruntunglah di Batam mataharinya terik, jadi baju saya kering. Terima kasih untuk tikus laknat yang udah pup di kemeja putih saya dan bikin saya pakai baju basah ke kampus biar baunya ilang :')

Terus hal absurd lainnya adalah tukang fotokopi yang tidak berprikemahasiswaan. Ogah fotokopi di sana lagi. Bayangin ya, skripsi saya sekitaran 80++ lembar difotokopi rangkap 4. Ditinggal bentar sih dan pas ke kampus saya baru liat kalau ternyata fotokopiannya nggak distaples pas udah mau ngumpulin ke dosen buat penguji, soalnya fotokopian ada di dalam kantong kresek. Bangsat emang wkwkwk. Alhasil saya uraikan kertasnya satu-satu dibagi jadi 4. 

Hal berikutnya ngga absurd sih. Jadi terakhir pas diumumin rata-rata peserta sidang udah dibacain nilainya. Nilai saya belum karena pembimbing belum kasih nilai. Btw pembimbing saya sibuk, jadi ga dateng. Single fighter lol. 

Besok rencananya mau daftar yudisium. Yaaay!!! Empat tahun yang ngga berasa.

Tuesday, 20 September 2016

Duka LOL

Masih inget postingan kemarin tentang jadwal sidang yang mundur dan ENJ? Keduanya saling berkatan. Dan pada akhirnya saya harus memilih salah satu. Kenapa? Yak! Jadwal sidang mundur lagi tanggal 27. Sementara keberangkatan ENJ tanggal 24. Sedih sebenernya ngga bisa ikutan ENJ. Ngga sampe nangis sih, tapi nyeseknya itu loh :'D 

Cuma emang beneran beyond expectation kejadian kayak gini. Udah sama-sama diundur, sama-sama bentrok. Oh semesta, mengapa?! T_T Untung aja temen-temen dan mentor ENJ kasih support T^T bikin terharu~ 

Pastinya ada pengalaman yang bisa diambil dari kejadian seperti ini. Kalau kata orang sih 'ambil aja hikmahnya'. Hikmah yang saya dapetin adalah belajar untuk ikhlas dan tetap optimis bahwa akan ada kesempatan di luar sana. Mungkin belum jodoh untuk ikutan ENJ. Percayalah bahwa rejeki ngga kemana. Hikmah lainnya adalah meskipun ngga jadi berangkat, saya dapet temen-temen baru yang luar biasa.

Wkwkwkwk ini postingan untuk membahagiakan hati doang sebenernya. 
Move on .... move on...

Friday, 16 September 2016

Penundaan, Suka atau Duka?

Belakangan isi kepala saya cuma skripsi sama ENJ. Dua hal yang tidak saling berkaitan, tapi rasanya cukup penting untuk dipikirin, walaiupun ngga dikerjain -.- Dipikirin mulu sih yaaa wkwkwk. Mikirin skripsi sama ENJ ini ngga ada habisnya. Kenapa? Soalnya dua-duanya waktunya deketan, dua-duanya juga pake acara ditunda-tunda sehingga meninggalkan tanya di benak saya.

BTW kebanyakan mahasiswa manajemen udah sidang sejak awal September ini, saya belum -_- soalnya waktu itu terjebak dalam birokrasi jadi harus nungguin surat dan blablabla akhirnya saya daftar beberapa hari yang lalu x)

Setelah mengalami sekali, dua kali penundaan dan ini ketiga kali, saya dapat jadwal sekitar tanggal 21/22 masih belum pasti. Kali pertama awal bulan, ternyata jadwal ditunda. Kali kedua urusan saya sama kampus belum kelar, jadi ngga bisa daftar. Kali ketiga baru deh bisa daftar dan harus nunggu sidang minggu depan. Meskipun udah di-acc dan ada sedikit revisian tapi belum kelar sampai sekarang ._. kebiasaan wkwkwk

Sementara keberangkatan ENJ waktu itu dijadwalin tanggal 18. Dengan ekspektasi sidang awal bulan September, terus berangkat hepi-hepi. Heck! Ternyata jadwal sidang saya mundur dari perkiraan, yaitu setelah lebaran. Mungkin juga saya harus terjebak sama pilihan terburuk dimana harus merelakan untuk melepas ENJ karena bentrok sama jadwal sidang.

Ngomong-ngomong di ENJ ini semua kegiatan dan jadwal keberangkatan diatur oleh peserta. Peserta dituntut untuk mandiri. Namanya juga ekspedisi kali ya. Ini juga yang bikin beberapa orang agak 'senewen' karena alur kegiatannya kurang jelas dan informasinya kadang bias.Tapi, yang patut diapresiasi, tim Kepri itu isinya orang-orang kece tahan banting. Oh, balik lagi ke cerita skripsi dan sidang ....

Ajaibnya jadwal sidang saya emang mundur. Kirain minggu ini jadi sidang dan tanggal 18 jadi berangkat ikutan ENJ, ternyata kaprodi bilang sidang bakal diadain tanggal 21/22 masih belum pasti. Semoga aja ngga keluar dari tanggal segitu. Dan ajaibnya juga, jadwal keberangkatan ENJ diganti jadi tanggal 24 bulan ini karena ada satu hal dan lain-lain. Seems like God wants some fun, eh? :')

Sampai saat ini juga tiap tidur selalu mimpiin dua hal ini. Sidang dan ENJ. Padahal udah doa sebelum tidur, tapi mungkin doa saya ngga manjur, jadi mimpinya horor begini -_- mimpi revisi, mimpi naik kapal, mimpi ditanya-tanya dosen. Aneh banget deh pokoknya. Mana pake ditunda-tunda pula jadwalnya, jadi ngga tau kapan bisa berhenti mimpi horor begini wkwkwk

Nah, kebetulan juga buat temen-temen yang mau nyumbang donasi, alat tulis, dan lain-lain silahkan hubungi saya atau temen ENJ Kepri agar sekiranya dapat disalurkan di pulau terluar di Indonesia. Follow kita di instagram ENJ KEPRI and stay update! :)

Friday, 26 August 2016

ENJ 2016

Btw kali ini saya mau posting tentang ENJ atau Ekspedisi Nusantara Jaya 2016. Jadi ENJ ini adalah salah satu program Kemenko Kemaritiman yang dimulai tahun 2015. Hal ini tidak lepas dari keinginan dari presiden kita untuk membuat Indonesia sebagai poros maritim dunia. Btw ini ada sedikit kutipan dari situs resminya ENJ:

Ekspedisi Nusantara Jaya 2016 oleh Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, yang bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) dan Kementerian Perhubungan dengan menggunakan kapal-kapal perintis dan Kapal Perang (KRI) dalam rangka meningkatkan meningkatkan wawasan kemaritiman untuk generasi muda serta penguatan konektivitas di pulau-pulau terdepan, terpencil dan wilayah perbatasan, melalui peningkatan akses terhadap kebutuhan bahan pokok sehari-hari, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, sarana dan prasarana, serta percepatan pembangunan di wilayah pulau-pulau dan perbatasan.
Oke udah dapat gambaran kan tentang ENJ? Intinya dengan program ini, generasi muda lebih bisa dekat sama laut sekaligus juga berkontribusi melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Iya, seru banget bukan? Dan ini juga yang bikin saya tertarik untuk daftar. 

Untuk tahun ini ada 24 provinsi yang terlibat. Provinsi saya juga masuk. Nah, jadi saya daftar yang rutenya Kepri. Kapan lagi bisa keliling Kepri, gratis pula! Haha. Meskipun sebenernya saya ngga bisa berenang atau ngga doyan-doyan amat sama makanan laut, saya tetep cinta laut. 


Jadi target program ini adalah sebanyak 2000 orang dan hal ini menimbulkan polemik di antara caper-caper (calon-calon peserta) karena yang dinyatain lolos tiap provinsi cuma 15-25 orang, dan totalnya peserta hanya sekitar 400an orang. Asumsi saya sih sisanya itu dari universitas yang diundang. Dan beruntunglah saya karena nama saya nyantol untuk kegiatan ini, meskipun kampus saya ngga diundang. Yaaaay!!! .... *diem* *inget skripsi* Seenggaknya selesai sidang skripsi bisa refreshing ngoahahaha

Oh iya, sedikit flashback. Meskipun saya gagal ikutan SSEAYP untuk keliling Asia Tenggara-Jepang, namun melalui ENJ saya dapat kesempatan untuk keliling Kepri. Memang rejeki ngga kemana. Apapun bentuknya. Asean gagal Kepri pun jadi. Selalu ada hikmah dibalik semuanya, asal mau bersabar dan berusaha #eaaa 

Saturday, 23 July 2016

Belajar Bahasa Asing Gratisss!

Akhir-akhir ini saya jarang ngeblog .... padahal emang jarang sih -_- jadi kali ini saya bakalan bahas tentang salah satu website seru dan bermanfaat. Websitenya adalah duolingo.com yang udah saya mainin tiga bulan belakangan ini.

Awalnya betah belajar, terus bosen karena saya orangnya emang bosenan hingga satu ketika Fifa buka volunteer recruitment untuk World Cup 2018 di Russia. Jadi getol lagi deh belajar bahasa wkwkwk. Meskipun diterima atau ngga nantinya sebagai volunteer, motivasi untuk menjadi relawan World Cup bikin saya semangat belajar bahasa-bahasa asing hahaha. 

Tampilan di mobile

Di Duolingo ini kita bisa belajar berbagai macam bahasa. Ada Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, Bahasa Perancis, Bahasa Spanyol, banyak bangetlah pokoknya kecuali bahasa tubuh sama bahasa kalbu. Lebih seru lagi karena untuk belajar di sini nggak dipungut biaya alias gratissss tis tis.

Belajar di sini cukup seru. Ada writing, reading, listening, speaking juga ada. Awalnya kita diajarin kata-kata dasar. Misalnya 'el hombre' dari Bahasa Spanyol nah kita disuruh translate deh. Cuma ngga perlu repot karena kita cukup pencet tulisan 'el hombre', dan secara otomatis translate-annya muncul diiringi dengan audio yang bilang 'el hombre'. 

Selain itu kita juga bisa berdiskusi dengan pengguna yang lain. Belajar di sini berasa kayak main game karena setiap selesai, kita diberikan poin. Jika kita udah ngumpulin sekian poin, kita naik level which means that skill bahasa kamu udah mengalami peningkatan.

Doulingo ini rajin ngabsen. Tiap hari ingetin kita lewat surel untuk belajar wkwkwk. Kalau misalnya ngga belajar, kita diharuskan untuk ngulang pelajaran yang lalu-lalu :') Tapi hal yang kayak gini yang bikin pelajaran di Duolingo bisa kita terima dengan baik. Penasaran untuk nyoba? Langsung aja akses di webnya. Selain itu, duolingo juga tersedia di app store. Download ajaaa~ hahaha

Sumber gambar:
http://elonlocalnews.com/2015/08/app-of-the-week-duolingo/