Cara Mendaftar Beasiswa

17:12

Sudah setaun saya follow group pemburu beasiswa di Facebook. Motifnya adalah keinginan jalan-jalan gratis sekaligus menimba pengalaman. Cuma modus utamanya memang jalan-jalan gratis :3 

Waktu jadi beginner dalam berburu dulu, saya juga nggak tau loh cara daftarnya. Walaupun hingga saat ini belum ada yang tembus baik itu conference, summer course, forum dan lain-lain. minimal saya sudah mengerti prosedur mendaftar beasiswa itu bagaimana. Nah, sekarang ayo balik lagi ke pertanyaan:

Gimana sih cara daftar beasiswa?

Untuk orang yang awam banget mungkin belum tau mekanismenya bagaimana. Ada beberapa pertanyaan umum yang biasanya bingungin. Misalnya, adakah beasiswa ke negara X? Apa saja langkah-langkahnya? Kapan dibuka pendaftarannya? Kapan deadlinenya? Syaratnya apa aja? Mungkin ini cuma sebagian. Percayalah bahwa ada jawaban untuk setiap pertanyaan. 

Mungkin bagi pemburu beasiswa yang baruuu banget dan butuh sedikit pencerahan, silahkan disimak baik-baik, walaupun rada nge-jleb :'3


1. Jadilah Proaktif

Kalau kamu benar-benar berniat untuk mendapatkan beasiswa baik itu di dalam atau luar negeri. Jadilah proaktif! Maksudnya jangan menunggu orang lain buat nge-info-in kamu. Soalnya nunggu itu sakit, wooi, sakit :') wkwkwk

Parahnya lagi kadang kalau ada yang nyariin beasiswa. Tapi malah nggak tau nyari beasiswa yang kayak gimana. Ibarat mau makan, tapi nggak jelas mau makan apa -_- Kalau dikasih makanan basi gimana? -_-

Makanya sebelum berburu, ditentukan dulu arahnya. Dan yang menentukan itu kamu. Minimal sudah tahu mau ngambil apa, dan kemana. Ibarat pesen makan, masa iya waitress-nya yang pilihin? Yang mau makan kan kamu :v

Contoh kasus:
Kamu mau daftar beasiswa master ke negara Z, daftar ke Zimbabwe -_-" *contoh doang contoh* :v Tapi, kamu ngga tau langkahnya gimana, prosedurnya gimana, bukanya kapan. Lantas apanya yang mau didaftarin, kan? -__-

Penyelesaian:
Buka browser kamu - masukin keyword. 
Udah gitu doang, ntar juga nongol di search engine -_- 

Kamu ngga tahu programnya? 
Masukin aja keywordnya misalnya kayak tadi 'master degree scholarship in Z'

Kalau udah ketemu tinggal dikembangkan saja. Misalnya jurusan apa, negara mana, beasiswanya apa. Kemudian lihatlah requirements-nya apa saja. Karena setiap beasiswa berbeda persyaratannya. Biasanya di sini juga dijelaskan deadlinenya kapan. Jadi baca dengan teliti x) Baca, baca, baca, karena informasi jaman sekarang gampang diakses. Bahkan Google lebih sakti daripada dukun sekalipun untuk urusan ginian.

Intinya, internet solves your problems. 

Jangan pernah tanya informasi yang sudah tertulis jelas cuma karena kamu malas baca. 

Jangan pernah menunggu. Karena kamu bisa mencari informasi sendiri sebanyak yang dibutuhkan. Karena manusia mana yang dengan baik hati membagi informasi kepada rivalnya untuk berburu beasiswa. Kecuali kalau pertanyaannya emang bener-bener nggak ada jawabannya di persyaratan. Bukan cuma kamu yang mau dapet beasiswa :'D

Ingat! Dunia itu kejam, kawan :') Saat kamu baru melangkah, orang lain sudah melangkah lebih jauh. Jangan menunggu. Mulailah melangkah dengan kakimu sendiri.

3. Lengkapi Persyaratan

Biasanya yang dibutuhkan untuk beasiswa ke luar negeri yang pasti IELTS/TOEFL certificate. Skor minimum untuk TOEFL 550. Untuk IELTS minimal overall band score-nya 6.0. Untuk di UK minimalnya 7.0 deh -_-

Ada nggak beasiswa yang nggak pakai IELTS/TOEFL? Iya, ada. Biasanya negara yang nggak menggunakan bahasa Inggris sebagai official language. Misalnya Rusia, Mesir, Jepang atau Cina. Beasiswa yang pake bahasa tubuh ada ngga? KAGAAAAK!!! -____-

Bedanya IELTS/TOEFL apa? Cari aja sendiri :3 hahaha. Singkatnya gini deh, IELTS itu biasanya dipakai untuk daftar beasiswa ke Eropa sama Australia. Biasanya negara commonwealth gitu deh. Kalau TOEFL untuk daftar ke Amerika. Untuk informasi lebih lengkap, silahkan googling :3

Selain sertifikat bahasa tadi, kita juga butuh transkrip nilai. Kadang aja juga yang minta di-translate ke bahasa Inggris.

Kemudian surat rekomendasi. Biasanya diminta ke dosen. Dan ada juga yang minta statement of purpose. Bahasa lainnya apa ya? Semacam study-plan gitu deh, isinya alasan kita mau kuliah di sana.

Ini biasanya yang sering diminta. Nggak menutup kemungkinan ada syarat lain selain yang saya jabarkan diatas. Sekali lagi, requirements untuk setiap program itu berbeda. So, be prepared ;)

4. Jangan Menyerah

Ada yang bilang kegagalan itu adalah awal dari kesuksesan. Iya, bener kalau kita belajar dari kesalahan yang membuat kita gagal.

Dalam hal mencari beasiswa, gagal itu biasa. Banyak kok peraih beasiswa disana yang sudah gagal berkali-kali pada akhirnya dapat juga. Coba kalau misalnya setelah gagal, mereka ngga mau mencoba. Mungkin impian untuk dapat beasiswa nggak bakal bisa terwujud :')

Sebagai orang yang berkutat dengan kegagalan, btw bulan kemarin saya gagal 3 kali namun tetep belum kapok untuk apply. Karena saya yakin, kesuksesan itu adalah bonus dari kerja keras. Lagian kalau udah biasa gagal, rasanya enak loh lama-lama. Jadi kebal gitu :')

Kesimpulannya:
1. Spesifik mau ambil apa, ke mana.
2. Googling, cari beasiswa seperti spesifikasi di poin 1.
3. Lengkapi persyaratan. Jangan lupa baca dengan teliti.
4. Apply.

Oke deh sekian dulu, happy hunting! :3

You Might Also Like

0 comments

Ayooo! Dikomen dikomen. Dikomen dikomen.