Asian Youth Energy Summit (AYES) 2015

11:42

Tanggal 21 Maret kemarin saya berkesempatan untuk mengikuti Asian Youth Energy Summit (AYES) di Singapura. Sebenernya acara ini ada 2 sesi. Pertama tanggal 11 Maret, kedua tanggal 21 Maret. 

Untuk tanggl 21 Maret ini ada 2 agenda. Pertama Changing the Game Workshop dan yang kedua Conference Programme. Untuk registrasi sendiri dimulai pukul 09.30 waktu Singapura, atau satu jam lebih cepat dari Waktu Indonesia Barat (WIB)

So here the hectic day begins:

Berkat perbedaan waktu antara Singapura - Batam, saya ngebisa-bisain bangun jam 4, malemnya pake begadang pula wkwkwkwk. Cuma demi event ini bangun pagi, ngejar feri pertama ke Singapura. Tapi emang bukan rejeki, saya dapat tiket jam 8.20, mana harganya lebih mahal kalau di pelabuhan -_- Ditambah lagi ferinya delay *eaaa delay* Ujung-ujungnya feri berangkat jam 9 WIB. Soalnya bayangin coba, ada penumpang yang paspornya ketinggalan -_-" #okegapenting. Skip. 

Setiba di Harbourfront satu jam setelahnya, saya melanjutkan perjalanan menuju UTown (University Town). Rutenya itu dari Harbour Front lanjut ke Kent Ridge MRT station - nyambung pake bus D2 ke NUS. Sebenernya sih dari Batam udah nyiapin peta lokasi segala. Dan ternyata saya malah nyasar ke terminal bus karena rute yang ternyata berlawanan arah. Sementara sesi pertama udah mau kelar dan saya nyasar :'3 Kemudian saya jalan ngelewatin kira-kira 3 bus-stop and finally dapet bus yang bener. Dari bus-stop terakhir jalan untuk menemukan Auditorium 3.

Senyasar-nyasarnya di Singapura, petunjuk jalan ada dimana-mana. Baik berupa peta, rute bus, MRT dan lain-lain. Beda kalau nyasar di Indonesia yang petunjuknya sangat minim :')
Jadi ceritanya saya nunggu di sini sampai sesi kedua mulai :')

Karena datang awal untuk sesi kedua, saya keliling NUS. Kampusnya kece sumpah. Fasilitasnya juga lengkap sekali. Dorm mahasiswanya juga kece, udah kayak apartemen! Kalau mahasiswanya masuk tinggal gesek kartu. Pintunya kebuka. Aman banget lah. Kalau sistem seperti ini dibuat di Indonesia, maling juga bingung ngebobol. Sayang, ketika kartunya digesek, duitnya nggak keluar :'D Lah kampus saya? Pintunya aja sering macet :')

Registrasi peserta dimulai pukul 13.30 waktu Singapura. Saya ngeloyor sendiri menuju auditorium 3 dan mungkin saya orang pertama yang register. Terus panitianya nanya, "Have you already eaten?" dan ane jawab belum, siapa tau dikasih makan, kan? :P Eh, ternyata disuruh makan sendiri. Dianya cuma nunjukin arah cafetaria hahaha.

Panel Discussion
Jam 2.50 saya masuk Auditorium. But I haven't seen any Indonesian faces. Sebenernya pas registrasi udah liat 2 cewek berjilbab dan kemungkinan itu orang Indonesia. Cuma berkat gengsi, takutnya ternyata bukan xD

Selama conference programme, yang dibicarain itu mostly tentang Singapura. Satu hal yang saya sadari, Singapura itu negara kecil yang hebat. Mereka nggak punya sumber daya alam. Cuma berkat sumber daya manusia yang terdididik, mereka mampu berinovasi dan mampu menjadi negara maju.

Saya ingat ketika salah satu pembicara bertanya, kenapa Singapura nggak bisa sepenuhnya memakai solar system. Beliau bilang, "Singapore has no direct sun" alias nggak dapet sinar matahari langung. 

Coba bayangin di Indonesia. Berapa banyak coba kota yang dilalui sama garis khatulistiwa seperti Pontianak dan Bonjol. Belum pulau-pulau random yang potensial yang dilalui garis khatulistiwa. Bayangin kalau potensi cahaya matahari ini kita manfaatin untuk kehidupan kita :') Belum lagi energi terbarukan lain yang kita punya. Misalnya tenaga air, angin.. tanah, air, api, udara, avatar wkwkwk.

Waktu itu saya juga teringat salah satu dosen yang bilang kalau pasokan listrik Singapura itu, sumber gasnya dari Natuna. Nah, loh?! Sementara kita sendiri sering mengalami mati lampu. That's the irony :')

Dari sini saya mikir how bless Indonesia! Sumber daya alam melimpah, sumber daya manusia apa lagi. Berungtunglah kita dengan kekayaan yang kita miliki. Sayang aja belum bisa ngurusnya :')

Disela-sela sesi akhirnya saya ngeliat cewek pake Batik. Ternyata mahasiswi dari UGM xD Weee! ketemu orang Indonesia pada akhirnya :'D Dan saya bertemu dengan orang Indonesia lainnya yang ternyata juga mengikuti acara ini.

Dua foto terakhir ngambil dari Bang Afri :'D Ini ketika orang Indo telah berkumpul. Mereka berasal dari berbagai universitas di Indonesia. ITS, Unpad, UNS, UGM, Petra.


Ketemu orang Indonesia itu rasanyaaa~ :'D

Ini ketika kami jalan-jalan ke Chinatown. Soalnya pada mau nyari oleh-oleh. 

Hunting foods and souvenirs at Chinatown!
Di Chinatown kami harus berpisah. Saya aja sih yang pisah soalnya harus ngejar last ferry ke Batam. Yang paling penting, makin semangat buat apply acara ginian walaupun udah gagal berkali-kali awal tahun ini :') Next, mau kemana? :D

You Might Also Like

0 comments

Ayooo! Dikomen dikomen. Dikomen dikomen.