KTM Yang Hilang

13:00

September datang, semester baru dimulai. Kasus 'E' kemarin belum selesai, dan mungkin pengawas saya waktu itu lagi cuti melahirkan, demn. Ngomong-ngomong tadi saya habis dari kampus. Sebenarnya sudah merencanakan dari minggu kemarin buat ngurusin tetek bengek, cuma kemalasan mengalahkan saya seperti biasanya. 

Jam 10 janjian sama si Sypri ke kampus, mau ngurus KTM bareng, punya dia hilang, punya saya emang belum dibikin sejak masuk lantaran malas dan belum ada KTP, huahaha. Cuma kita akhirnya sampai di kampus jam 10.30an. Kampusnya ternyata rame, tidak seperti dugaan saya, pemirsa.

Setelah sampai di sana, ternyata ibunya nggak ada (atau kami yang males buat ngehubungin) wkwkwk, jadi kami memutuskan untuk pergi ke POLSEKTA Batam Kota yang awalnya nggak kita ketahui lokasinya. Ngapain? Ngamen, cuma niat itu kami urungkan. Saya kemudian nemenin Sypri buat bikin surat keterangan hilang, soalnya KTP, KTM sama paspornya ilang semua sekalian dompet-dompetnya. 

Ternyata letak Polsekta itu di samping PIM (Pusat Informasi Haji) di depan PGN (Perusahaan Gas Negara) cuma saya sama sekali nggak notice keberadaannya walaupun sering lewat sana. Pas masuk ke gedungnya, ada pak polisi duduk di sana. Nanya apa yang bisa dibantu. Setelah si Sypri bercerita sedemikian rupa, akhirnya bapak itu minta dia untuk photo copy buku bank.
"Dek, photo copy dulu ya bukunya" 
"Tempat photo copy-nya dimana ya, Pak?" 
"Di dekat sini, di depan ada. Asrama haji"
Dalam hati bingung juga, kan. Habisnya saya nggak tau kalau ada tempat photo copy di sana. Setelah jalan beberapa meter dari kantor polisi, kita sampai di PIH. Terus bertanya sama bapak satpamnya.
"Pak, tempat photo copy-nya dimana ya?" 
"Masuk aja dek ke dalam"
Terus kita dibukain pintu sama bellboy-nya. Saya bingung lagi, perasaan mau photo copy cuma kok di dalem hotel. Bingung, kan? Bingung, kan?! Dalam bayangan saya, tempat photo copy itu ada di pojokan terus kertas seliweran dimana mana. Kami bingung sodara-sodara! Namun begitu, kita tetep samperin mbak receptionist-nya.
"Mbak, photo copy dimana, ya?"
"Oh, apa yang mau di-photo copy?" 
*Sypri: nyodorin buku bank  
"Sebentar ya, dek" kata mbaknya.
Setelah si Sypri nyodorin itu buku, mbaknya masuk ke dalam ruangan. Beberapa menit kemudian mbaknya keluar lagi, nyodorin photo copy-an.
"...Dua ribu, dek"
Bayar ternyata! Huahaha. Kita tadi sempat bertanya tanya itu bayar apa nggak. Habisnya baru kali ini saya nemenin orang photo copy di dalam hotel! Pesan moralnya adalah kalau kamu kepepet pengen photo copy, cari hotel terdekat! 


PIH yang ternyata tepat disamping Polsekta

Setelah nge-photo copy kita balik lagi ke Polsekta. Nah, terus ternyata si Sypri disuruh ke kantor imigrasi buat minta photo copy paspornya. Capeeek, hahaha. Kemudian berangkatlah kita ke kantor imigrasi yang letaknya cuma satu blok dari sana. Sesampainya di sana, kita bertanya bapak satpam. Kita ditunjukkan jalan yang benar untuk nyari bapak yang ngurus bagian kehilangan paspor gitu. 

Setelah selesai, kita balik lagi ke polsekta. Cuma kami harus nunggu soalnya ada yang lagi lapor. Jadi sembari nunggu, kami lirik sana lirik sini saja. At least ada sedikit gambaran tentang tempat seperti ini, soalnya ini pengalaman pertama saya ke kantor polisi. Tidak seseram yang dibayangkan ternyata, cuma kemarin sempat lihat tahanan juga di sini.

Di sini nih tempat kita ngadu kemarin

Setelah orang ini ^^^ pergi, kita duduk lagi di kursi biru itu.Terus si Sypri nyerahin photo copy-an yang siap diproses. Nah, kemarin itu sempat debat juga soal batas wilayah. Soalnya ternyata Ocarina -tempat dompetnya ilang- masuk ke wilayah Bengkong. Bingung, kan? Udah capek ngurus ini itu dan ternyata salah tempat men, salah! Cuma pak polisinya berbaik hati, jadi kami nggak perlu ke Bengkong sodara-sodara :v

Selesai dari sana sekitar jam 12.00 kita tancap ke Kepri mall, mengingat kampus pasti tutup pas jam makan siang dan kemungkinan mereka balik sekitar jam 2, jadi kami putuskan buat nonton aja. Kita ngambil film yang tayang rada cepat, jadi ntar bisa balik ke kampus sekitar jam 3an. Pilihan kita jatuh kepada RIPD. 


Sekalian nonton melepas kepenatan :v

Filmnya kaya akan imajinasi. Saya yakin yang bikin itu film nge-fans sama Spongbob dan bikin filmnya dengan kekuatan imajinasi~ 

Setelah selesai nonton, saya sama Sypri balik lagi ke kampus. Antriannya udah lumayan berkurang dan kemudian ibunya juga ada, jadi saya ngambil form buat bikin KTM. Yeaay! Tapi formnya masih sama saya dan belum dikembaliin lantaran kemarin nggak bawa foto -_-

Sekian kerandoman saya untuk postingan kali ini :3

You Might Also Like

0 comments

Ayooo! Dikomen dikomen. Dikomen dikomen.